PUISI - MATAHARI BERDARAH

Dunia,
PASKAH
Dunia sudah tak kekar lagi untuk berdiri
Kisah hidup manusia tak lagi tertata rapi
Banyak jiwa yang mati dilahap api

Ketika itu,
Maut dan dosa mulai berkuasa atas manusia
Jerit tangis siksaan mendera sepanjang usia
Hingga akhirnya mati terlupa begitu saja

Dia sang pencipta,
Melihat milikNya kian hancur melebur
Pun bersedih dan berkabung panjang
Lama sampai dunia tak lagi sedap dipandang

Dia sang pencipta,
Mulai merajut sebuah kehidupan baru
Dengan lahir dan mati
Lalu kemudian lahir dengan cangkang baru

Satu kepunyaanNya Dia putus ke tengah manusia
Untuk menjadi matahari membawa selingkup terang
Matahari yang akan berdarah
Berdarah untuk sekian nyawa

Sekian lama Ia berjalan di atas rajutan hidupNya
Menggandeng tangan tuk dibawa ke nirwana
Tapi di tengah jalan ada yang terlepas
Terlepas karena ingin melepas

Mati dan berdarah,
Kemudian semesta pun berkabung lagi
Tiga hari untuk pembaharuan abadi
Dan akhirnya terbitlah matahari yang baru

Dan semesta pun cerah,
Ketika sang matahari telah berdarah
Tiada lagi derita terjajah oleh dosa
Semuanya telah dibersihkan oleh darah

Amin ...

#YANLIS ALIM SANG PUTRA LASE
02 APRIL 2015

Comments